Dulu kita hanya saling tau nama..
Tanpa pernah bertanya,
Hanya bercakap biasa ..
Sesekali mungkin diiringi canda tawa..
Dulu kita hanya teman
Setelah beberapa hari berkenalan
Saling sapa jika tersua di jalan
Merajut hari merangkai kenangan
Dulu kita biasa saja saat bertemu
Tanpa harus malu atau cemburu
Tak pernah pasang wajah rindu atau sendu
Yang ada malah ekspresi jemu
Dulu kita sering barengan
Tak ada sungkan tak ada segan
Saling lempar celotehan tanpa beban
Sungguh hari yang menyenangkan
Dulu kita biasa aja saat berpisah
Usai seharian berkutat dengan diktat kuliah
Masing – masih dari kita punya arah
Kembali ke tempat peraduan melepas penat dan lelah
Waktu terus berdetik ..
Malam telah berganti jadi siang
Menyalin peristiwa jadi sebuah sejarah
Kini ada yang berubah ..
Ada yang berubah pada diriku..
Aku merasakan gejolak jiwa..
Naluriku berdebat..
Ah ... Apa ini?
Inikah yang dinamakan cinta?
Sekarang kita lebih dekat ..
Kita dekat karena kita bersama ..
Lalu bersahabat kemudian saling terpikat..
Membuat hati akan selalu mengingat ..
Malu saat pandang saling bertatap
Bertanya dalam hati penuh harap
Harapan yang tak pernah bisa untuk kuungkap
Sampai-sampai diri ini salah dalam bersikap
kebingungan saat berucap
Tiba – tiba diam, tiba – tiba muram ..
Sebentar – sebentar tersenyum, sebentar – sebentar menangis ..
Layaknya orang gila..
Berpikir tanpa arah dan tujuan ..
Aku dimana, fikiranku kemana ..
Lidah terkelu saat bicara padamu
Tak sanggup aku merangkai kata saat di depanmu
Meskipun itu hanya menyebut namamu
Nama indah yang selalu kusebut dalam setiap doaku
Hati rindu saat saling jauh
Kepada siapa aku hars berlabuh
Tak ada orang yang berpengaruh
Jiwa ini serasa bergemuruh
Ingin rasanya aku menyapa,
Meskipun hanya lewat pesan suara ..
Tak apalah.. yang penting aku bahagia
Hatiku terus bertanya
Sebab tidak pernah ada pengakuan di antara kita
Aku ingin mengatakan sesuatu
Namun aku malu, malu untuk mengatakannya
Yogyakarta, 17 April 2014
10:37 PM

0 komentar:
Posting Komentar